Tuesday, December 17, 2019

BIOGRAFI OWNER DINKA




Pernah dipecat 15 perusahaan asing dan lokal selama bekerja, itulah kisah dari Radene Ratono Monot Pria kelahiran Jakarta ini ketika remaja dikenal cerdas, supel, suka menolong, humoris, setia terhadap teman, tidak mau terikat dengan siapapun, rada urakan cara berpakaiannya Hal ini terbukti selepas menyelesaikan sekolahnya di SMA.

Radene Ratono Monot akhirnya mencoba membuat perusahaan jasa bersih–bersih apartement, tempat kost, rumah pribadi dengan nama MUTEM CLEAN serta usaha jasa postering, flyering, pasang baliho dan perizinannya, bisnis tiket konser dengan modal ala kadarnya bersama kedua sahabatnya dari kecil Muenk “joey” dan Tanto kembar.

Karirnya menanjak di perusahaan jasa tersebut. Inspirasi berbisnis dibidang jasa datang ketika suatu insiden besar yang mengakibatkan kehilangan selamanya kedua sahabat semasa kecilnya depresi yang berkepanjangan membuat kehidupannya yang hancur, morat–marit jatuh miskin, mengelandang diberbagai tempat, hingga tidur didalam Taman Ismail Marzuki (TIM) dimasjid-masjid, dipasar-pasar ,distasiun kereta, terminal bus dan yang paling berkesan adalah tidur dirumah sakit waktu ada teman yang keluarganya yang sakit diminta untuk menemaninya menjaganya sambil begadang dan tidur dirumah sakit diruang tunggu pasien berbulan-bulan lamannya untuk bertahan hidup yang sangat susah waktu itu, siang bergaul bertemu teman sambil nongkrong dijalan lembang no 41 menteng, malamnya kembali kerumah sakit untuk tidur diruang tunggu pasien bersama para penunggu pasien saling berhimpitan karna banyak yang tidur disitu. setiap malam selalu gelisah akan berpisah dengan teman-teman yang sangat baik dan tidak pernah mengeluh serta suka mentraktir makan.          

Sedih terkadang menangis dan kesepian setiap malam. Itulah kenyataan hidup yang di alami. 
Sejarah Dinka tidak terlepas dari kisah jatuh bangun Radene Ratono Monot dalam membangun bisnisnya tersebut. Ia lahir dari keluarga yang pas-pasan.Sejak kecil ia terpaksa keluar masuk sekolah demi membayar utang keluarga. Mulai dari berjualan TTS, koran, nyemir sepatu ,parkir hingga berjualan barang bekas dilakoninya. Ketika usahannya sedang tumbuh ia diuji ketika dagangannya dijarah oleh kamtib. Ia bangkrut lagi susah seada-adanya dan stres tingkat tinggi membuatnya terkena narkoba karena tidak tahan menanggung beban yang sangat berat diusia muda. Ditambah ayahnya meninggal dunia, membuatnya semakin kacau dan depresi dengan kehidupannya, sering mabuk-mabukan, serta menodong orang distasiun senen bersama temannya. 

Semua hartanya yang didapat dari hasil kerja kerasnya ludes entah kemana, hanya motor bertuliskan “uruguay” yang setia menemani kemana-mana sampai sekarang, Namun hal tersebut tidak membuat Radene Ratono Monot  mundur dan terpuruk. Ia terus bangkit dengan susah payah merangkak berjalan bagaimana agar usaha dibidang jasa bisa diterima di masyarakat entertaiment. 

Dengan strategi marketing yang tepat yakin dan sering berjumpa banyak orang, serta banyak pengalaman ilmu dalam hidupnya serta usaha dibidang jasa hampir bangkrut. Mencoba usaha dibidang jasa kuliner serta usaha dibidang jasa photocopy, serta jual ATK rental komputer Usaha ini juga berkembang pesat. Dari hanya memiliki 1 komputer, kini Radene Ratono Monot memiliki puluhan komputer untuk disewakan bahkan ada juga rental PS4, Karena tekun dan semangat bekerja, sholat, banyak berdoa, serta banyak bersedekah makin menjadi pesat usahanya, nasi uduk dinka juga laris manis banyak pelanggan berkembang dengan omset yang bagus. 

Dengan cepat usahanya mulai dikenal oleh seluruh masyarakat di penjuru menteng, kalipasir, kebon sirih, menteng kecil bahkan kwitang dan cikini.  Inilah Orang-orang yang berjasa dalam karir dan kehidupannya adalah 

  1. Mario Ande, 
  2. Angge F Pakar, 
  3. Bude Menur, 
  4. Micko Haryo dan 
  5. keluarga besar Lembang 41 Menteng.


Tahun 2011 menikah dan dikarunia seorang anak perempuan yang sangat pintar, lucu, cantik, bernama Radensi Radinka Vrindavan. yang merubah semua menjadi lebih baik rezeki dan kehidupan yang lebih baik, anak pembawa Rezeki. sekarang menjadi nama semua usahanya yaitu DINKA.

Bersambung

No comments:

Post a Comment